MASA PANDEMI PRAJURIT KODIM 1009/PLH MENDAPAT BIMBINGAN DAN PELATIHAN SECARA VIRTUAL

Pelaihari -Prajurit Kodim 1009/Pelaihari mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis Tatalaksana Pembinaan Teritorial (Bimnis Talak Binter) dan Sistem Rencana Pengendalian Pembinaan Teritorial (Sisrendal Binter) Tahun 2021 yang dipimpin langsung Waaster Kasad dan dilaksanakan secara virtual selama dua hari (kamis dan Jum’at) bertempat di Aula Parikesit Jl. A. Yani Km. 1,5 Kel. Angsau Kec. Pelaihari Kab. Tanah Laut, Jum’at (04/06/2021).

Dalam amanatnya Aster Kasad Mayjen TNI Nurchahyanto, M.Sc yang dibacakan oleh Waaster Kasad Brigjen TNI Sugiyono menjelaskan, “meningkatkan kemampuan aparat komando kewilayahan (apkowil) dan aparat non komando kewilayahan, merupakan salah satu pokok kebijakan dari Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) di bidang teritorial. Kegiatan ini merupakan salah satu implementasi khususnya pada personel aparat komando kewilayahan. Melalui pendidikan, latihan, seminar, penataran, dan pembekalan merupakan hal yang penting dan fundamental untuk dilaksanakan dan diberikan pada segenap prajurit dalam upaya menyiapkan serta meningkatkan kualitas personel TNI-AD.

Berbagai upaya telah dilakukan oleh satuan Kodam, Korem, maupun Kodim yang merupakan suatu supervisi pembina langsung personel Aparat Komando Kewilayahan, tentu sudah cukup banyak pencapaian yang positif yang dapat kita rasakan hasilnya sampai dengan saat ini.

“Kegiatan ini akan menjadi salah satu program unggulan Sterad (Staf Teritorial Angkatan Darat) dalam upaya  menciptakan dan menyiapkan kualitas personel aparat komando kewilayahan  yang memiliki standar tinggi baik dari segi intelektualitas, maupun keterampilan di lapangan”.tutur Aster dalam amanat.

Kegiatan bertujuan untuk menyamakan persepsi tentang penyelenggaraan Pembinaan Teritorial di satuan bawah sebagai satuan pelaksana dan untuk mendapatkan segala masukan berupa pendapat maupun saran revisi tentang organisasi Satkowil serta bujuk-bujuk sebagai referensi pelaksanaan kegiatan Binter di satuan pelaksana.

Disamping itu bermanfaat untuk menyempurnakan produk dasar Sisrendal Binter yakni analisa potensi wilayah maupun analisa potensi pertahanan yang akan dilaksanakan setiap prajurit di lapangan. Karena prajurit satuan komando kewilayahan dituntut mempunyai kualitas teknis yang dapat diandalkan, diantaranya dapat memahami lima kemampuan teritorial dan mampu merumuskan berbagai produk sistem perencanaan dan pengendalian pembinaan teritorial mulai dari produk dasar sampai dengan produk operasional yang bertujuan untuk mencapai sasaran pembinaan teritorial.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *